I Choose To Love You (Chapter 3)


Gambar

Title : I Choose To Love You

Author : Xiao Li/ @dhynakim10

Main Cast :

  • EXO-K’s Baekhyun as Byun Baekhyun
  • SNSD’s Jessica as Jessica Jung
  • SNSD’s Taeyeon as Kim Taeyeon
  • EXO-K’s DO as Do Kyungsoo

Support Cast :

  • EXO-K’s Chanyeol as Park Chanyeol
  • EXO-M’s Tao as Huang Zi Tao
  • SNSD’s Tiffany as Tiffany Hwang
  • SNSD’s Sunny as Lee Sunkyu
  • SNSD’s Hyoyeon as Kim Hyoyeon
  • etc

Genre : Romance, Friendship, Angst

Length : Series

    Poster by © bubbletea

>>> 

Jessica sedang duduk di halte bus dekat rumahnya. Ia melirik arlojinya. Waktu telah menunjukkan pukul 07:55 am. Oke, lima menit lagi kau akan terlambat, Jessica Jung, batinnya.

Tiba-tiba, terdengar suara ‘kring kring’ di telinganya. Ia mengangkat kepalanya, dan..

Gotcha~!

Jessica mendapati seorang pria berkacamata bulat yang berhenti di depan Jessica dengan sepeda yang di tungganginya.

“Kyungsoo-ya?,” pekik Jessica.

“Butuh tumpangan, noona?,” tawar Kyungsoo dengan senyuman khasnya.

Jessica terdiam sejenak. Sebenarnya ia membutuhkan tumpangan Kyungsoo. Terlebih lagi tidak ada bus yang lewat dan sebentar lagi kelas dosen Ahn di mulai. Tapi, jika Jessica menerima tawaran Kyungsoo, apa kata teman-temannya nanti?

“Ngg—a-aku—”

“Ayolah, noona~” bujuk Kyungsoo dengan gaya manisnya. Sebenarnya Jessica ingin muntah melihatnya.

Daripada aku terlambat, pikirnya. “Baiklah, aku ikut denganmu!,” putus Jessica akhirnya.

Kyungsoo memasang wajah bahagianya. Jessica beranjak dari duduknya lalu beralih duduk di jok belakang sepeda milik Kyungsoo. Kaget bukan main, Kyungsoo terperangah saat Jessica memeluk perutnya.

“Cepat jalankan sepedamu. Nanti kita bisa terlambat!,” perintah Jessica.

Wajah Kyungsoo bersemu merah, “B-Baiklah, noona,” jawabnya, lalu mulai mengayuh sepedanya.

***

Chanyeol berlari menuju kelasnya. Ia menabrak banyak mahasiswa wanita saat ia melintasi koridor kelas seni. Para mahasiswa wanita yang di tabrak oleh Chanyeol tidak merasa kesal sama sekali, melainkan bahagia karena bisa bersentuhan secara tidak sengaja dengan salah satu idola kampus di Universitas Inha itu.

“BAEKHYUN-AH!!,” teriak Chanyeol seraya menghampiri Baekhyun yang sedang mengobrol dengan Taeyeon dan juga Tao.

“Ada apa, Chanyeol-ah?,” tanya Baekhyun.

“J-Jessica!,” ucap Chanyeol terhenti.

“Ada apa dengan wanita perkasa itu?,” tanya Tao penasaran.

“D-Dia—”

“Cepat katakan, Chanyeol-ah! Jangan membuatku panik,” seru Baekhyun tak sabar.

Taeyeon menekuk wajahnya saat melihat kepanikan Baekhyun pada Jessica. Cemburu? Tentu saja.

“Dia berangkat ke kampus bersama pria yang mengaku sebagai Harry Potter itu,” jawab Chanyeol.

“APA??!!,” teriak Baekhyun dan Tao syok.

“Setahuku, Jessica sangat tidak menyukai pria itu,” ucap Baekhyun.

“Aku juga tidak mengerti. Terlebih lagi mereka menaiki sepeda,” ucap Chanyeol.

“Mencurigakan,” gumam Tao, “Apa mungkin Jessica dengan mudahnya mau menunggangi sepeda? Jessica adalah anak konglomerat kaya raya,” tambahnya.

“Mungkin Sica sudah berubah,” sahut Taeyeon.

Tiba-tiba, orang yang mereka bicarakan muncul dari balik pintu kelas. Jessica masuk dengan santainya dan seperti biasa—dengan langkahnya yang seperti preman, tentunya. Ia melewati Baekhyun dan yang lainnya dengan cuek dan dingin. Keempat temannya pun di buat bingung karenanya.

“Hei, Jessica-ya!,” panggil Baekhyun, dengan nada yang sinis.

Jessica berbalik dengan wajah datarnya, “Apa?,” jawabnya.

Baekhyun mendesis, “Ada apa denganmu, eoh? Mengapa kau tak menyapa kami? Mengapa kau mengabaikan kami?,” tanyanya.

“Apakah penting jika aku menyapa orang-orang yang tak menganggap keberadaan ku?,” tanya Jessica.

Baekhyun kehilangan kata-kata saat itu juga. Chanyeol, Tao, maupun Taeyeon juga tak dapat bersuara.

“Tak ada jawaban?,” tanya Jessica, “Baiklah. Aku kembali ke kursiku,” ucapnya lalu duduk di kursinya.

Baekhyun mengontrol jantungnya yang berdetak tak beraturan. Kalimat yang Jessica ungkapkan tadi berhasil menusuk hatinya. Entah mengapa, Baekhyun menjadi merasa bersalah dengan sahabatnya sendiri.

***

Jessica memainkan bola basketnya di lapangan dekat danau—tempat dimana ia dan Baekhyun sering berduaan. Ia tak memantulkan bola basket tersebut maupun memasukkannya ke dalam ring basket, melainkan ia hanya memutar-mutar bola basket tersebut di atas tanah. Seperti orang yang kurang kerjaan saja.

“Kau punya banyak waktu luang, ya?,”

Jessica menoleh ke sumber suara, “Baekhyun-ah?,” gumamnya.

Baekhyun tersenyum sambil berjalan menghampiri Jessica dan duduk di sebelahnya.

“Bola basket di gunakan untuk di pantulkan dan di masukkan ke dalam ring basket. Bukan di putar-putar seperti itu,” ucap Baekhyun.

Jessica mengerucutkan bibirnya, “Kau pikir menyenangkan bermain basket sendirian?,” tanyanya.

Baekhyun merangkul bahu Jessica, “Maafkan aku,” ucapnya.

Jessica menatap Baekhyun, begitu juga sebaliknya. “Bukannya aku tak menganggapmu, hanya saja aku ingin menemani Taeyeon, Sica-ah. Taeyeon baru tiba dua hari yang lalu di Seoul. Sungguh jahat jika aku tak menemaninya,” ucap Baekhyun.

“Aku mengerti. Tapi—”

Baekhyun mengacak-acak rambut Jessica, “Bagaimana jika kita bermain basket sekarang?,” usulnya.

Jessica mengangguk pelan, “Baiklah,” jawabnya.

Baekhyun dan Jessica pun mulai bermain basket. Mereka bermain dengan tawa yang menyertai mereka. Sampai akhirnya, Jessica lah yang memenangkan permainan tersebut.

“Sampai sekarang pun, kau masih kalah denganku,” ledek Jessica.

Baekhyun merengut, “Suatu hari nanti, aku pasti bisa mengalahkanmu,” serunya.

Jessica tersenyum sembari memantulkan bola basket ke tanah. Tiba-tiba, ponsel milik Baekhyun berdering. Ia pun meraih ponselnya dan mengangkat teleponnya.

“Ada apa, peri cantik?,” tanya Baekhyun.

Jessica mendengus. Di dalam hati, ia sibuk mengutuki Taeyeon yang lagi-lagi mengacaukan acaranya dengan Baekhyun.

“Baiklah. Aku akan kesana sekarang. Sampai jumpa,”

Baekhyun mematikan ponselnya dan memasukkannya kembali ke dalam saku celananya. Ia menatap Jessica yang tengah membelakanginya sambil memutar bola basket yang ia letakkan di atas telunjuk jarinya.

Bola basket yang berputar di atas telunjuk Jessica jatuh ke tanah saat ia merasakan sepasang tangan melingkar di perutnya dan dagu yang menyentuh bahu kanannya. Jessica juga bisa merasakan hembusan napas hangat menyapu lehernya.

“B-Baekhyun-ah—”

“Taeyeon memintaku untuk menghadiri pesta minum teh bersama Ayahnya. Apa kau mau ikut?,” ajak Baekhyun.

Jessica ingin ikut. Dengan keberadaan dirinya disana, ia akan mengetahui apa saja yang di lakukan Baekhyun dan Taeyeon disana. Tapi, apakah dirinya sanggup melihat kemesraan yang pastinya akan di ciptakan oleh dua insan itu? Ya, Jessica sudah mendapatkan jawabannya.

Jessica melepaskan diri dari pelukan Baekhyun. Ia berbalik dan menatap Baekhyun dengan senyuman khasnya. Ya, senyuman yang paling Baekhyun sukai. Senyuman yang sudah tak di saksikan oleh Baekhyun selama satu hari.

“Aku tidak bisa, Baekhyun-ah. Dad akan menghadiri pertemuan dengan rekannya dan beliau memintaku untuk ikut serta,” bohong Jessica.

Baekhyun mengangguk mengerti. Ia tahu Jessica sangat sibuk, like always.

“Baiklah, aku mengerti,” ucap Baekhyun, “Kalau begitu, aku pergi dulu, ya,” pamitnya.

Jessica mengangguk. Mereka saling melambaikan tangan dan Baekhyun pun menghilang dari pandangan Jessica. Jessica menghela napas berat.

“Semoga pesta minum teh nya berjalan lancar, Baekhyun-ah,” gumam Jessica.

***

Tiffany dan Ayah tirinya sedang berkunjung di sebuah perusahaan keluarga Byun. Byun Minseok cukup kaget saat melihat Jung Yunho berkunjung dengan seorang wanita muda yang asing di matanya.

“S-Siapa dia, Yunho-ya?,” tanya Minseok.

Yunho merangkul Tiffany, “Perkenalkan, dia adalah anak tiriku, lebih tepatnya calon anak tiriku,”

Oh, pantas saja masih muda, pikir Minseok. “Kau dan Yuri—bercerai?,” bisik Minseok.

Yunho mengangguk.

“Bagaimana dengan Jessica?,” tanya Minseok.

“Dia ikut dengan Yuri,” jawab Yunho.

Jessica? Siapa dia? Nama yang tidak asing di telingaku, batin Tiffany.

***

“Apa kau sudah lupa, Fany-ah?,” tanya Hyoyeon, “Jessica adalah sahabat Baekhyun. Wanita tomboy itu, Fany-ah,” lanjutnya.

Tiffany menutup mulutnya dengan telapak tangannya, “Bloody hell!,” pekiknya, “Jadi—saudara tiriku adalah wanita perkasa itu?,” serunya tak percaya.

“Aku masih tak menyangka,” ucap Sunkyu syok.

“Kau pikir aku tidak? Aku juga sama, Sunkyu-ah. Ini benar-benar di luar dugaan,” ucap Tiffany lebih syok.

“Tapi, aku penasaran,” ucap Hyoyeon.

Tiffany dan Sunkyu menatap Hyoyeon bingung.

“Dimana sekarang Jessica tinggal, ya?,” tanya Hyoyeon.

Senyum Tiffany mengembang, “Kita bisa mencari tahu dimana tempat tinggal Jessica. Dan aku yakin ini pasti akan menarik!,” serunya.

Sunkyu mengangguk cepat, “Kita bisa menyebarkan ke seluruh kampus jika kita berhasil mendapatkan tempat tinggal rahasia yang Jessica tinggali saat ini,” ucapnya.

Hyoyeon, Tiffany, dan Sunkyu pun saling melakukan high-five. Mereka juga bersorak ala mereka.

***

Kyungsoo sedang menunggu Jessica di depan kelas Jessica. Dan kelas Jessica pun berakhir. Jessica keluar bersama teman-temannya—Baekhyun, Taeyeon, Tao, dan Chanyeol.

“Noona~!,” panggil Kyungsoo.

Jessica tersenyum, “Hei, Kyungsoo-ah!,” serunya sambil menghampiri Kyungsoo.

Baekhyun, Taeyeon, Tao, dan Chanyeol menatap pemandangan itu tidak percaya. Siapa yang percaya jika melihat perdamaian antara Jessica dan Kyungsoo. Setahu mereka, Jessica sangat ilfeel terhadap pria yang mengaku sebagai Harry Potter itu.

“Mau pulang bersama?,” tawar Kyungsoo, “Akan ku ajak noona ke kedai es krim terbaik di Seoul,” lanjutnya.

Mata Jessica berbinar, “Aku mau!,” jawabnya.

Kyungsoo meraih lengan Jessica, “Ayo, kita pergi!,” ajaknya.

Jessica mengangguk. Mereka pergi tanpa berpamitan. Hal itu membuat keempat sahabat dari Jessica hanya bisa melongo.

“Bahkan dia melupakan kita,” ucap Tao.

“Benar-benar kejadian yang langka,” ucap Chanyeol.

Namun, senyuman terukir di bibir Taeyeon. Jika Jessica bersama Kyungsoo, maka semakin banyaklah peluang yang ia miliki untuk bersama Baekhyun.

***

Kyungsoo dan Jessica singgah di sebuah kedai es krim di kawasan Gangnam. Mereka pun memilih tempat dan segera memesan es krim.

“Es krim strawberry satu, dan es krim vanilla satu,” ucap Jessica.

Si pelayan mengangguk mengerti dan segera menjauh. Sementara itu, Jessica tampak menikmati cuaca yang sedikit mendung itu. Semilir angin menghembus di tubuhnya.

“Kau tampak menyukai tempat ini, noona,” ucap Kyungsoo.

Jessica mengangguk, “Cuacanya sangat cocok untuk menu hari ini,” jawabnya.

Kyungsoo tersenyum mendengarnya. Ia senang jika Jessica senang. Terlebih lagi ia berhasil menjadi teman baik Jessica. Ternyata perjuangan yang selama ini ia lakukan tak sia-sia.

Melihat rambut Jessica berkibar karena di tiup angin, membuat jantung Kyungsoo berdesir lembut. Kyungsoo meremas-remas celananya. Ia sangat mengagumi kecantikan dari wanita di hadapannya itu.

“Kyungsoo-ah!,” panggil Jessica seraya mengibaskan tangannya di depan wajah Kyungsoo.

“Ah~!,” Kyungsoo tersentak, “A-Ada apa, noona?,” tanyanya.

Jessica tersenyum, “Es krim milikmu sudah tiba,” jawabnya.

Kyungsoo melihat sebuah benda di atas meja. Yang benar saja, bahkan ia tak menyadari es krim vanilla nya sudah tiba di atas meja. Kyungsoo mengusap tengkuknya karena malu.

Kyungsoo menyuap sesendok es krim ke mulutnya. Namun, ia menghentikan aksinya saat Jessica tertawa melihatnya.

“Ada apa, noona?,” tanya Kyungsoo bingung.

Jessica meraih tisu dan mengelap bibir Kyungsoo yang berlepotan es krim. Kyungsoo terpaku karenanya.

“Kau ini! Makan es krim saja sudah seperti anak kecil,” ucap Jessica.

Wajah Kyungsoo memanas. Semburat merah menyebar di pipinya. Melihat itu, tawa Jessica semakin pecah.

“Wajahmu seperti badut, Kyungsoo-ah!,” seru Jessica sambil tertawa lepas.

Kyungsoo mengerucutkan bibirnya, “Noona~!,” rengeknya.

***

Taeyeon sedang duduk di atas rerumputan sambil memandangi langit biru. Sedangkan Baekhyun merebahkan kepalanya di pangkuan Taeyeon. Begitu mesra, bukan?

“Taeyeon-ah, apa kau memikirkan apa yang terjadi dengan Jessica?,” tanya Baekhyun.

Taeyeon menggeleng, “Ada apa dengannya?,” tanyanya.

“Dia sedikit aneh. Sangat aneh sebenarnya. Aku tahu dia tak menyukai Kyungsoo. Tapi, mengapa sekarang dia dan Kyungsoo—”

“Baekhyun-ah, semua manusia bisa berubah, dan Jessica pasti bisa berubah. Sampai kapanpun manusia membenci sesamanya, suatu saat nanti pertemanan pasti akan hadir di antara mereka. Dan itu semua sudah terjadi pada Jessica dan Kyungsoo,” ucap Taeyeon.

Baekhyun tersenyum. Tangan kanannya mengelus pipi Taeyeon hingga wajah Taeyeon bersemu merah.

“Aku adalah pria terberuntung di dunia ini, Taeyeon-ah,” ucap Baekhyun.

“Mengapa begitu?,” tanya Taeyeon sedikit bingung.

Baekhyun tersenyum lagi, “Karena—aku memiliki peri cantik yang saat ini aku bersandar padanya,” jawabnya.

Taeyeon tak bisa menyembunyikan senyumannya. Wajahnya juga memanas. Dan yang cukup membuatnya kaget adalah saat Baekhyun bangun dan menyentuh bibir Taeyeon dengan bibirnya.

Tanpa mereka sadari, seorang wanita yang memperhatikan mereka berlari menjauhi tempat tersebut dengan isak tangisnya. Ya, wanita itu adalah Jessica.

To Be Contiuned

Iklan

35 respons untuk ‘I Choose To Love You (Chapter 3)

  1. devilsica berkata:

    baekhyun labil amat sih -_- bentar-bentar so sweet sama sica tapi detik berikutnya mesra-mesraan sama taeng…

  2. Tiffany cs merancang sesuatu untuk kenakan sica unnie..
    Nasib sica unnie kesian banget..
    Ceritanya bikin penasaran banget.
    Ditunggu lanjutannya…

  3. ShitygorjessimOet berkata:

    wduh law tonton asli’a emg bkinn sakit hati sihc, tp ngebc ni lbih sakit hati…
    q gk mau lae pd akhir’@ sica mati
    …& dia gk akn dpatin cinta baek…
    next

  4. rani berkata:

    Omo author!!!! seru!!!! Tiffany jahat banget sih T_T!!! Baekhyun~teganya dirimu…hhh…untung ada Harry Potter yang jadi temennya Jessica. Huh, jadi kesel sama tingkah Baekhyun. Lanjut thor

  5. Nona Lee berkata:

    IIhh,, jadi sebel sendiri sama Baekhyun,
    Mending Jessica sama Kyungsoo aja deh thor,.
    Ditunggu lanjutannya ya thor 🙂

  6. Ahhhh harus cepet nihhh next chapyternyaaaaaaa
    Baekhyun tukang PHP!!!Modus!!Jangan sakitin eonniku lagi (Jessica)!!
    Awas aja klo berani dekt2 sma jess,,udh jessica mnding sma Luhan#loh?
    Min munculin Luhan dan satukan hansica hahahaha#reader aneh#

  7. hansicaaa LuSicaaa berkata:

    Tuh kan, Jessica nya nyesek lagi! *esmosi
    Ini yang di sinetron heart series ya? *ketauanRajinMantenginTV*
    Beakhyun kok gitu sih? ga bisa baca rambu-rambu(?) cinta dari Jessica? 😥
    D.O pake kacamata bulet? ckckkckck… cekikikan bacanya. apalagi bayanginnya *plakk

    Lanjut Eonni! 😀 Hwaiting!

    • Iya. Terinspirasi dari tuh sinetron. Tapi, sekarang udah gak suka lagi sinet itu soalnya makin gaje apalagi gak ada Yukat -_-
      Ditunggu aja, ya! Bentar lagi ku lanjut kok;)

  8. Baekhyun, mulai lagi deh nyakitin hati nya Jessie.. Udahlah Jess kamu sama D.O aja yang baek, selalu ada buat kamu, dan lagi dia itu cute banget 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s