(Request FF) – Fall In Love With Bad Girl


Title : Fall In Love With Bad Girl

Author : Xiao Li/ @dhynakim10

Main Cast :

  • SNSD’s Jessica as Jessica Jung
  • EXO-K’s Kai as Kim Jongin
  • EXO-M’s LuHan as Xiao Luhan

Support Cast :

  •  SNSD’s Sooyoung as Choi Sooyoung
  •  SNSD’s Yuri as Kwon Yuri
  •  SNSD’s YoonA as Im Yoona
  •  EXO-K’s Sehun as Oh Sehun
  • etc

Genre : School-life, Romance, Comedy

Length : Oneshot

Note : FF ini merupakan ‘Request FF’ dari Park Yuko. Semoga bisa diterima dan bisa memuaskan anda dan juga ma all beloved readers!

***

 

Menjadi seorang gadis tomboy adalah hal yang biasa. Tetapi, menjadi seorang gadis yang tidak memiliki kekasih seumur hidupnya bukanlah hal biasa. Statusnya sebagai gadis tomboy membuatnya tak bisa merasakan apa itu cinta, apa itu pacaran, apa itu kekasih. Padahal teman-temannya sering merasakan tiga hal itu. Iri, tentu saja. Meskipun memiliki jiwa seperti laki-laki, tetapi gadis ini juga ingin seperti teman-temannya.

Namanya Jessica Jung. Nama seorang murid di Seoul Performing Art School yang paling ditakuti oleh kaum adam maupun hawa. Nama yang sangat terkenal bahkan di luar sekolah sekali pun. Nama yang menyedihkan bagi Jessica sendiri karena baginya nama itu membawa penderitaan untuknya.

“Aku sudah tidak perawan lagi,”

“APA???!!!!,” teriak tiga sahabat Yoona.

“Dimana kalian melakukannya?,” tanya Yuri.

“Berapa ronde, eoh?,” tanya Sooyoung.

“SIAPA YANG BERANI MENGOTORIMU, IM YOONA? TAKKAN KU MAAFKAN LELAKI ITU!!!!,” teriak Jessica murka.

Yoona terkekeh pelan, “Tenang. Bukan miss V milikku yang tidak perawan. Tapi—,” wajah Yoona memerah, “—bibirku,” lanjutnya.

“Oh, jadi Yoona sudah melakukan ciuman pertama?,” tanya Yuri.

Yoona mengangguk malu.

“Akhirnya!,” seru Sooyoung turut senang.

Yuri menyikut lengan Jessica, “Bagaimana denganmu, eh?,” tanyanya.

Jessica menghela napas berat, “Aku tidak tertarik dengan yang namanya cinta,” jawabnya.

“Apa benar?,” tanya Sooyoung dengan tatapan menggodanya.

“Bawakan saja lelaki paling tampan di dunia ini. Aku tetap takkan jatuh cinta kepadanya,” ucap Jessica.

“Keras kepala sekali,” bisik Yoona kepada Yuri.

“Padahal kemarin aku mendengar dia mengigau ingin memiliki kekasih,” bisik Yuri kepada Yoona.

“Bagaimana kalau kita bertaruh?,” tawar Sooyoung.

Jessica mengernyit, “Bertaruh apa?,” tanyanya.

“Kau harus menjalin hubungan dengan Kim Jongin, si tampan yang jago kungfu itu,”

Jessica spontan syok, “WHAT THE HELL!!!,” teriaknya.

“Untuk apa itu, Sooyoung-ah?,” tanya Yoona.

“Jessica sendiri yang berkata kalau dia takkan jatuh cinta meskipun kita membawakan lelaki tampan. Jadi, jika Jessica menjalin hubungan dengan Jongin, pasti Jessica akan merasakan cinta,” jawab Sooyoung.

Jessica menggeleng cepat, “Tidak mungkin! Satu bulan berpacaran dengannya pun aku takkan jatuh cinta kepadanya,”

“Oke! Deal!,” seru Sooyoung.

“Eh?,”

“Satu bulan berpacaran dengan Kim Jongin. Jika kau jatuh cinta, kau kalah. Jika tidak, aku yang kalah. Terserah kau ingin minta apa dariku,” ucap Sooyoung.

“Tapi, bagaimana caranya Jessica bisa berpacaran dengan Kim Jongin? Bukankah itu hal yang mustahil?,” tanya Yuri.

Sooyoung tersenyum licik, “Tenang saja. Serahkan semuanya kepadaku,” jawabnya.

Jessica, Yuri, dan Yoona menatapnya horor.

***

 

BRAKKK!!!!

Jongin baru saja membanting temannya—Oh Sehun—ke lantai di ruangan lapangan basket. Semua teman-teman lelakinya dan beberapa murid perempuan bertepuk tangan.

“Hebat, Jongin! Permainan kungfumu tidak tertandingi,”

“Kau sangat baik bermain kungfu,”

“JONGIN OPPA, KAU SANGAT KEREN!!!!!,” teriak para murid perempuan.

Sehun beranjak berdiri, “Hebat, teman. Kau hampir meremukkan tulangku,” pujinya.

“Maaf jika membuatmu terluka, Sehun-ah,” ucap Jongin.

“Tidak apa. Aku tidak masalah,”

“HEI! KIM JONGIN!!!!!,”

Semua yang ada disana menoleh ke sumber suara. Choi Sooyoung yang sedang berada di ambang pintu. Suara itu berasal darinya.

“JANGAN SOMBONG DULU! KAU BELUM BERTANDING MELAWAN TEMANKU YANG LEBIH HEBAT DARIMU!,” teriak Sooyoung.

Mereka semua tertawa, termasuk Jongin sendiri.

“Siapa temanmu itu?,” tanya Jongin.

Sooyoung langsung menarik Jessica dan membawanya masuk. Para murid terkaget-kaget dan ketakutan.

“J-Jessica?,” pekik Sehun tak percaya.

“Oh. Jadi gadis tomboy ini yang lebih hebat dariku?,” tanya Jongin angkuh.

“Tentu saja!,” jawab Sooyoung.

Jessica hanya diam, tak berani berkata apapun.

“Bagaimana kalau kita bertaruh?,” tawar Sooyoung.

“Bertaruh apa?,” tanya Jongin.

“Jika kau berhasil menang, aku akan menjadi pembantumu selama satu bulan penuh,” ucap Sooyoung.

“Menarik,” bisik Sehun kepada Jongin.

“Dan jika gadis itu yang menang?,” tanya Jongin.

“Kau harus menjadi kekasihnya,”

“APA?????!!!!!!!!!,”

“Menjadi kekasihnya? Apa kau gila?,” tanya Jongin tak percaya.

Jessica menunduk sambil menutupi wajahnya yang memerah karena malu.

“Oh. Jadi, kau takut kalah?,” tanya Sooyoung.

“Enak saja. Tidak ada kata kalah di dalam kamusku,” jawab Jongin, “Oke. Aku terima. Mari kita mulai sekarang,”

Sooyoung menepuk bahu Jessica, “Kau harus menang!,” bisiknya.

“Aku tidak bisa bermain kungfu,” bisik Jessica.

“Kalahkan dia dan selesai. Kau untung, aku juga selamat dari neraka,” bisik Sooyoung.

“Bersedia ditempat. Saling membungkuk. Dan mulai!,” seru Sehun.

Jessica dan Jongin pun mulai bertanding.

***

 

Jessica merebahkan tubuhnya di atas ranjang. Hari ini merupakan hari terburuk yang pernah ia alami. Jessica tidak kalah dalam pertandingan itu. Dan mulai hari ini, Jessica dan Jongin resmi menjadi sepasang kekasih.

“Apa yang harus aku lakukan? Bahkan aku tidak tahu harus melakukan apa! Atau aku berhenti sekolah saja?,”

Jessica mengacak-acak rambutnya prustasi. Ini benar-benar di luar dugaannya. Ia pikir, ia akan kalah dan keluar dari rencana gila yang disusun oleh Sooyoung. Tapi, ternyata, ia menang.

“Bagaimana nanti jika aku bertemu dengan Jongin? Atau dengan para penggemarnya itu?,”

Jessica sangat prustasi hari ini.

***

 

Jessica berjalan menelusuri koridor sekolahnya dengan suasana yang sangat suram. Para penggemar Kim Jongin menatapinya dengan penuh benci. Tapi, mereka tidak berani melawan ataupun mengejek Jessica. Karena mereka tahu jika mereka berani kepada Jessica, mereka akan segera dimasukkan ke dalam pemakaman.

“Jessica-ah!,” seru Yuri sambil merangkul bahu Jessica.

Jessica tersentak, “Kau mengagetkanku saja, Yuri-ah,” ucapnya sambil mengelus dadanya pelan, “Ada apa?,” tanyanya.

“Hanya ingin menyapa sahabatku yang baru saja memiliki kekasih,” jawab Yuri dengan senyuman lebarnya.

Wajah Jessica memanas. Ia segera melepaskan rangkulan Yuri dan segera berlari meninggalkannya. Yoona dan Sooyoung yang kebetulan lewat pun menghampiri Yuri.

“Kenapa Jessica pergi?,” tanya Yoona.

Yuri tersenyum lebar, “Dia sedang salah tingkah,” jawabnya.

Sementara itu, Jessica terus berlari di sepanjang koridor sekolah. Hingga ia menabrak seorang murid laki-laki yang baru saja keluar dari kelasnya.

“Aw!,”

“Maafkan aku. Aku sangat menyes—,” Jessica mendongak dan tercengang, “—Kim Jongin?,” pekiknya.

“Oh. Seorang gadis preman di sekolah meminta maaf? Tidak biasanya,” ucap Jongin.

“Tentu saja dia harus meminta maaf kepadamu, Jongin-ah. Dia kan kekasihmu,” sahut Sehun yang berada disamping Jongin.

Wajah Jessica kembali memanas. Ia segera berlari meninggalkan mereka berdua.

“Kau ini bicara apa, Sehun-ah? Aku bukan kekasihnya!,”

“Jangan pernah lupa fakta bahwa kau kalah taruhan dengan Choi Sooyoung,” ucap Sehun.

Jongin mengacak-acak rambutnya, “Gah! Aku benar-benar tertimpa sial!,” gerutunya.

***

 

“Annyeonghaseyo. Nama saya Xiao Luhan. Panggil saja Luhan. Senang berkenalan dengan kalian. Saya harap, kalian dapat membantu saya. Terima kasih,”

“WHOA!!!!!!,”

“TAMPANNYA!!!!!!!,”

“MANIS!!!!!!!!!,”

Seperti itulah teriakan dari para murid perempuan di kelas tersebut. Luhan pun duduk disamping gadis yang ditakuti hampir semua murid, Jessica Jung.

“Namaku Luhan,” ucap Luhan.

“Aku sudah tahu,” jawab Jessica dingin.

“Bagaimana dengan namamu?,” tanya Luhan.

“Jessica,”

Luhan mengusap tengkuknya, “Oh. Senang berkenalan denganmu, Jessica-ssi,” ucapnya.

“Hm,”

Luhan tersenyum sambil memandangi Jessica yang tengah fokus mendengarkan pelajaran di kelas. Diam-diam, Luhan telah jatuh ke dalam pesona rahasia yang dimiliki oleh Jessica. Pesona yang hanya bisa dilihat dari jarak dekat.

“Menarik,” gumam Luhan pelan.

***

 

Jessica sedang makan di kantin bersama ketiga sahabatnya. Kantin itu cukup dipenuhi oleh murid-murid.

“Jessica-ah, kau tidak makan bersama kekasihmu?,” tanya Sooyoung sambil menunjuk Jongin dengan dagunya.

“Dia itu bukan kekasihku,” ucap Jessica.

“Kalian sudah resmi berpacaran, Sica-ah. Kalian adalah sepasang kekasih,” ucap Yoona.

“Ini semua kan karena ide gila dari Sooyoung,” ucap Jessica kesal.

“Permisi,”

Keempat murid perempuan itu menoleh ke sumber suara. Yoona, Sooyoung, dan Yuri terperangah melihat siapa yang menyapa mereka.

“Tampannya!,” kagum Yuri.

“Manis!,” kagum Yoona.

“Juniornya besar tidak, ya?,” gumam Sooyoung pelan. Pelan sekali hingga hanya Yoona yang mendengarnya. Yoona menahan tawanya setelah mendengar gumaman Sooyoung.

“T-Terima kasih. Bolehkah aku bergabung disini?,”

“Kau bisa duduk di tempat lain, Luhan-ssi,” ucap Jessica.

“K-Kalian saling kenal?,” tanya Yuri tak percaya.

“Dia murid baru di kelasku,” jawab Jessica santai.

“Disini, hanya Jessica yang ku kenal. Jadi, boleh aku bergabung disini, ya?,” pinta Luhan.

“Boleh boleh!,” jawab Sooyoung.

“Tentu saja!,” jawab Yuri.

“Silakan duduk,” ucap Yoona.

Luhan pun mengambil tempat disamping Jessica. Sehun yang melihatnya dari kejauhan pun menyikut lengan Jongin.

“Ada apa?,”

“Lihat! Kekasihmu bersama Luhan, murid baru yang sudah menjadi sangat populer di sekolah ini,” ucap Sehun.

Jongin menaikkan alisnya, “Lalu?,”

“Kau tidak cemburu?,” tanya Sehun.

“Memangnya aku ingin berpacaran dengannya? Aku melakukan ini hanya karena kalah taruhan. Lagipula, mana mungkin aku jatuh cinta kepada gadis preman itu,” seru Jongin.

“Jaga kata-katamu, Jongin-ah. Hati-hati kalau kau sampai menjilat ludahmu sendiri,”

“Aku tidak akan termakan oleh kata-kataku. Tenang saja,” ucap Jongin yakin. Ia kembali melanjutkan makannya sambil menatap Jessica bersama Luhan. Apa yang dilihat Luhan tentang Jessica? Mengapa dia mau mendekati Jessica?, batinnya.

***

 

Satu minggu telah berlalu. Hubungan Jessica dan Jongin semakin parah. Keduanya terus bertengkar. Benar-benar tidak seperti sepasang kekasih pada umumnya.

Sementara itu, hubungan Jessica dan Luhan semakin dekat. Luhan selalu berusaha mendekati Jessica hingga Jessica menyerah. Mereka pun mulai berteman dan Jongin semakin curiga akan hubungan mereka.

“Kau benar-benar tidak cemburu pada si Luhan itu?,” tanya Sehun.

“Tidak akan pernah, Oh Sehun!,” jawab Jongin.

Di perpustakaan, Jessica dan Luhan sedang membaca buku pelajaran.

“Jessica-ya, bisakah kau menjelaskan apa maksud pertanyaan yang ini?,” tanya Luhan.

Jessica pun menjelaskannya kepada Luhan. Dan diam-diam, Luhan tak memperhatikan penjelasan Jessica. Melainkan memperhatikan wajah Jessica.

“Cantik,”

“Apa?,” tanya Jessica.

“T-Tidak. Maksudku, aku mengerti,” jawab Luhan grogi.

Jessica mengangguk pelan, “Oke,” ucapnya.

***

 

“Berkencan?,” pekik Jessica kaget.

“Kau tidak mungkin bisa jatuh cinta kepada Jongin jika hubungan kalian terus seperti ini. Kalian harusnya pergi jalan-jalan berdua,” jawab Sooyoung.

“Sooyoung-ah, ini gila. Sangat gila. Bagaimana dengan dia? Memangnya dia mau?,”

Sooyoung mengangguk, “Tentu saja dia mau!,” jawabnya.

“Berkencan? Yang benar saja!,”

 

“Kim Jongin, jika kau menolaknya, itu artinya kau takut jatuh cinta pada Jessica,” ucap Sooyoung.

 

Jongin menggeleng cepat, “Aku tidak akan pernah jatuh cinta pada gadis preman itu, Sooyoung-ssi,” bantahnya.

 

“So?,”

 

Jongin menghela napas berat, “Baiklah. Aku setuju. Aku akan berkencan dengannya,” jawabnya akhirnya.

 

“Oke. Jemput Jessica di alamat ini,” ucap Sooyoung seraya memberikan selembar kertas kecil kepada Jongin.

 

“Oke,” jawab Jongin pasrah.

 

***

 

Jongin sedang bersandar di mobilnya yang sedang diparkir di depan rumah milik Jessica. Beberapa kali Jongin melirik jamnya. Jongin tak menyangka, gadis tomboy seperti Jessica yang tidak suka berdandan ternyata bisa lama juga. Benar-benar di luar dugaan, pikirnya.

“Maaf. Aku membuatmu lama menunggu!,”

“Ya sudah. Tidak apa-ap—,” kalimat Jongin terhenti dan ia tercengang pada seorang gadis yang berdiri dihadapannya itu, “K-Kau Jessica?,” tanyanya ragu.

“Maaf. Bukan aku yang menginginkan ini. Yuri memaksaku untuk berdandan. Dia lah yang mendandaniku seperti ini,”

Jongin masih tercengang melihat penampilan Jessica. Wajahnya memang sangat mirip Jessica. Tapi, penampilannya sangat berbeda. Jongin masih tak percaya dengan apa yang ia lihat.

“Aku masih tidak percaya,” gumam Jongin pelan.

“Kau bicara apa, Jongin-ssi?,” tanya Jessica.

Jongin mengibaskan tangannya dengan cepat, “Tidak. Bukan apa-apa. Ngg—ayo berangkat!,”

Jessica mengangguk setuju. Keduanya masuk ke dalam mobil milik Jongin. Dan mereka akan melangsungkan kencan pertama mereka.

***

 

Jongin sedang berbaring di ranjangnya. Ia memainkan ponselnya dan melihat-lihat folder foto di ponselnya. Terdapat banyak foto pemandangan, wahana bermain, dan satu foto yang sangat menarik baginya. Hingga foto tersebut ia jadikan sebagai walpaper ponselnya.

Gambar

Jongin tertawa sambil mengingat bagaimana caranya ia mendapatkan foto tersebut.

“Akhirnya aku telah mencoba wahana paling berbahaya itu!,” seru Jessica.

Jongin menaikkan alisnya, “Memangnya kau tidak pernah menaiki wahana yang tadi itu sebelumnya?,” tanyanya.

“Setiap pergi ke Lotte World bersama Yoona, Sooyoung, dan Yuri, mereka pasti tidak mau menemaniku naik wahana itu. Terima kasih karena kau sudah mau menemaniku,”

Wajah Jongin memanas. Ia menundukkan kepalanya agar wajah merahnya tak terlihat oleh Jessica.

“Ya. Tidak masalah,” jawab Jongin.

“Oke. Mari kita menaiki wahana yang lain!,” seru Jessica seraya berjalan mendahului Jongin.

Jongin mengeluarkan ponselnya saat ponselnya mulai bergetar. Ia membaca pesan dari Sooyoung.

From : Sooyoung-evil friend

Selamat bersenang-senang! Semoga kalian akan menyadari perasaan kalian masing-masing. Keke~!

Jongin terkekeh pelan. Kemudian, ia mendapatkan ide yang bagus. Ia arahkan ponselnya ke arah Jessica, dan..

“Jessica-ssi,”

Jessica berbalik, “Ya?,” jawabnya. Dan suara kamera serta sinar flash pun terdengar dan terlihat.

“YA! KIM JONGIN! UNTUK APA MENGAMBIL FOTOKU?,” teriak Jessica kesal.

“Penampilanmu saat ini sangat langka. Aku akan menyebarkannya!,” jawab Jongin.

“TIDAK! TIDAK BOLEH! KAU TIDAK BOLEH MENYEBARKANNYA!,”

“AKU AKAN MENYEBARKANNYA!,”

“Kau jahat, Kim Jongin! Ku mohon, jangan!,”

Jongin tertawa sambil menggeleng-gelengkan kepalanya, “Jessica.. Jessica.. Mana mungkin aku menyebarkan fotomu. Kalau aku melakukannya, aku pasti akan segera kehilanganmu karena semua lelaki akan merebutmu dariku,”

Tersadar akan ucapannya, Jongin menepuk mulutnya sendiri.

“Apa yang ku katakan tadi? Untuk apa aku peduli pada Jessica? Kenapa aku tidak ingin kehilangan Jessica?,”

Jongin mengacak-acak rambutnya.

***

 

“Jessica-ya!,” panggil Luhan sambil berlari mengejar Jessica.

“Eh? Ada apa, Lu? Bukankah kau harus segera pulang karena kau akan pergi ke China?,” tanya Jessica.

“Ngg—ada yang ingin ku sampaikan kepadamu sebelum aku pergi ke China,” jawab Luhan.

“Sangat penting, ya? Kalau tidak penting, kau sampaikan saat setelah kau kembali ke Seoul saja,” ucap Jessica.

“Tidak bisa. Itu terlalu lama,” ucap Luhan.

“Oke. Jadi, ada apa?,”

“Ngg—,” Luhan menarik napas dalam, “—maukah kau menjadi kekasihku?,”

“A-Apa?,” pekik Jessica tak percaya.

Luhan mengangguk, “Jadilah kekasihku. A-Aku jatuh cinta padamu sejak pandangan pertama. Aku ingin hubungan kita lebih dari sahabat,”

“A-Aku—aku—,”

“Jessica tidak bisa menjadi kekasihmu!,” seru seorang murid laki-laki seraya menghampiri mereka.

“J-Jongin?,”

“Siapa kau?,” tanya Luhan.

“Aku adalah kekasih Jessica,” jawab Jongin.

Luhan mendadak syok dibuatnya. Ia menatap Jessica meminta penjelasan.

“Memang benar aku kekasihnya. Tapi, hubungan kami tidak—,”

“Ku sarankan kau segera menjauh dari kehidupan Jessica. Aku tidak ingin Jessica dekat dengan lelaki lain selain aku,” ucap Jongin lalu segera menarik Jessica pergi.

“J-Jongin-ssi, lepaskan!,”

Jongin terus menarik tangan Jessica dan membawanya ke belakang sekolah.

“Untuk apa kau membawaku kemari? Dan apa maksud perkataanmu kepada Luhan tadi?,” tanya Jessica marah.

“Bukankah sudah jelas? Aku adalah kekasihmu,” jawab Jongin.

“Tapi, kita tidak saling mencintai,” ucap Jessica.

“Mungkin itu kau. Tapi, tidak dengan aku,”

Jessica tersentak, “A-Apa?,”

“Selama ini aku sangat tidak menyukaimu. Tapi, aku tidak tahu mengapa seiring berjalannya waktu, aku mulai tertarik kepadamu meskipun aku masih tidak yakin. Dan sekarang, aku sudah memantapkan perasaanku. Aku selalu marah jika kau dekat dengan Luhan. Aku tidak suka kau bersama lelaki lain. Dan aku hanya ingin menjadi satu-satunya lelaki yang dekat denganmu,” ucap Jongin.

“J-Jongin..,”

“Aku tahu kau tidak mencintaiku. Aku bisa mengerti. Aku tidak akan memaksa. Jika kau ingin mengakhiri hubungan ini, aku tidak apa-apa. Tidak usah pedulikan aku. Yang penting, aku sudah mengatakan bahwa—,” Jongin menarik napas dalam, “—aku mencintaimu!,”

Jongin berbalik, berniat ingin pergi. Namun, Jongin menahan langkahnya saat ia merasakan sepasang tangan melingkari perutnya. Jessica sedang memeluknya dari belakang.

“Aku juga mencintaimu, bodoh!,”

“A-Apa?,”

“Selama ini aku menutupi perasaanku. Selama ini aku sudah jatuh cinta kepadamu. Kau berbeda dengan yang lain. Kehebatan kungfumu membuatku semakin tertarik kepadamu. Kau bukan lelaki yang lemah, dan aku suka itu. Setelah Sooyoung bertaruh denganmu, aku selalu menghindarimu. Aku takut, sikap salah tingkahku kepadamu dapat kau ketahui dengan mudah. Tapi, seiring berjalannya waktu, aku mulai nyaman dan terbiasa bersamamu. Dan perasaan itu semakin menjadi. Dan aku tidak pernah menyukai Luhan lebih dari sahabat,” ucap Jessica.

Jongin berbalik dan memeluk Jessica erat, “Jadi, perasaanku terbalaskan?,” tanyanya.

“Tentu saja,” jawab Jessica.

“Tak ku sangka, aku akhirnya bisa jatuh cinta kepada gadis preman. Padahal aku mati-matian bersumpah bahwa aku takkan pernah jatuh cinta kepadamu,” ucap Jongin.

“Aku juga melakukan hal yang demikian kepada ketiga sahabatku yang selalu ingin tahu soal hubungan kita,” ucap Jessica.

“Tapi, aku tidak peduli. Sekarang, tidak ada lagi kecanggungan diantara kita,” ucap Jongin.

Jessica mengangguk. Mereka bertatapan dalam diam. Hal itu berlangsung selama satu menit. Dan akhirnya sesuatu yang baru telah terjadi. Sehun dan Sooyoung berhasil mengabadikan ciuman pertama Jessica dan Jongin di kamera milik mereka.

END

Huah! Selesai, deh! Buat Park Yuko, semoga kamu suka dengan FF ini, ya? Readers juga, ya. Dan jangan lupa komentarnya.

Baca juga ‘Request FF’ lainnya, yaks? ^^

Iklan

17 respons untuk ‘(Request FF) – Fall In Love With Bad Girl

  1. uezza berkata:

    So sweeeet.. So sweaaatt.. Panas dingin bacanya, gemes sama kai. Fufufu.. Lulu jangan nangis ya sini aq jodohin sm chingu-ku yang tercinta ini. Kaisica kaisica kaisica horee horee
    \(´▽`)/ \(´▽`)/ \(´▽`)/

  2. ShitygorjessimOet berkata:

    yayaaya… apa2’an ni. ff ‘a kren bget koq… wah crita yg jrg mncul ni di dunia persilatan… hehe… gmn jdi’a law Tao tau ada yg mgeser posisi’a di exo.. keke…
    ok good bwd ff u…

  3. monicawang12 berkata:

    Ampun otaknya Sooyoung yadong amat -_-
    Piktor (pikiran kotor). Tapi itu berhasil buat aku ngakak thor!!
    Hahhahaaa.

  4. Ceritanya keren.^^
    Ternyata jessica sudah menyukai kai lama. Cuma tidak mahu mengungkapkan perasaan sebenar.
    Akhirnya, terungkap sudah perasaan kaisica…
    Daebak!!!! 🙂

  5. waaa.. FF requestan ku bgus bngt sumph. ini lbih bgus2 dri yg ku harapkn.
    ffnya manisa bngt ,tpi luhannya dikmanain ,buat aku ajh deh klo gtu *plakplakplak.
    Kaisica emng psangan yg unik ,daebbak..
    #fighting utk ffyglainnya 😉

  6. yakkk!!!

    keren eon !!!
    akhirnya kai terperangkap pesona seorang Jessica Jung !!! #hahaha *jadi gila*
    padahalkan awalnya kai gengsi gengsi gitu,,,
    suka, suka, suka !!

    Chukkae buat author yg bikin ff se-keren ini 😀 (y)

  7. ryta esha berkata:

    Aku suka ceritanya… yg paling suka kalo jessica merubah penampilannya jd makin cantik…
    Waaa… aku pengen minta buatkan ff ttg sica yg alur ceritanya jadi culun terus berubah jadi yg paling cantik di sekolahnya. Bisa ga? Kalo bisa chapter biar makin seru tapi sampai tuntas jangan ngegantung…. gimana thor?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s